Fungsi VGA

Kalau dilihat dari namanya memang fungsi utama komponen ini ialah untuk memproses segala yang berhubungan dengan grafis atau tampilan dari sistem operasi (Windows, Linux etc) untuk ditampilkan kembali ke layar monitor anda. Komponen ini juga menghubungkan antara komputer kita dengan monitor sehingga sinyal digital gambar bisa diubah menjadi sesuatu yang kita bisa lihat dan pahami. Memakai sebuah komputer yang tidak memiliki kartu VGA ini sama saja dengan memakai komputer dengan menutup mata, dan biasanya komputer tidak akan bisa hidup tanpa adanya kartu VGA ini. Bentuk komponen ini sederhana, hanya sebuah papan sirkuit dengan beberapa IC yang biasanya memiliki pendingin alumunium baik disertai kipas maupun tidak.

Banyak jenis yang ditawarkan di pasaran sekarang ini, tapi secara umum bisa kita kelompokkan menjadi dua bagian. Yang pertama kartu grafis onboard atau terintegrasi dan kartu grafis add-on atau tambahan.

Kartu grafis onboard merupakan solusi ekonomis yang efektif dan efisien (atau kalo bahasa baku bilang sangkil dan mangkus) bagi pengguna komputer, karena tidak perlu membeli atau menambahkan kartu grafis yang berharga cukup lumayan ke dalam CPU-nya, karena kartu grafisnya telah terintegrasi pada mainboard komputernya. Ada dua tipikal dalam dunia kartu grafis onboard, yaitu yang telah memiliki memori RAM yang tertanam pada mainboard (mainboard jenis ini jarang ditemui di pasaran karena harganya cenderung lebih mahal daripada mainboard yang berkartu grafis onboard biasa).

Yang kedua ialah kartu grafis onboard yang mengambil memori dari RAM utama komputer, ini merupakan kebanyakkan dari mainboard berkartu grafis onboard yang beredar dipasaran dikarenakan harganya yang lebih murah dari jenis mainboard lainnya. Karena kartu grafis onboard jenis kedua ini mengambil memori dari RAM utama komputer maka biasanya ukuran RAM komputer kita akan berkurang sebanyak jumlah yang dipakai kartu grafis onboard tersebut. Jadi jangan heran kalo RAM di komputer kita tidak menunjukkan ukuran yang seharusnya, mungkin hanya dikarenakan terpakai sebagian sebagai memori bagi kartu grafis onboard komputermu.

Sedangkan kartu grafis add-on merupakan kartu grafis yang terpisah dan harus kita tambahkan pada komputer kita. Kartu grafis jenis ini umumnya mahal dan memiliki kinerja jauh lebih baik dibanding kartu grafis onboard kebanyakkan. Nah, untuk kamu yang tergila-gila dengan game 3 dimensi atau butuh kinerja kartu grafis yang handal seperti penggunaan program video editing atau program 3 dimensi, jangan salah pilih pastikan ketika kamu membeli komputer lengkapi dengan kartu grafis add-on bukan hanya sekadar yang onboard saja.

Jangan lupa kinerja kartu grafis juga ditentukan dengan besar memori dan kecepatan kartu grafis tersebut. Umumnya orang akan lebih memperhatikan besarnya memori kartu grafis saja, karena biasanya semakin besar memorinya maka kecepatannya pun semakin tinggi. Untuk kartu grafis onboard kita bisa dengan mudah merubah ukuran memori kartu grafis ini dari setting pada CMOS (BIOS), tapi ingat bahwa yang dipakai ialah RAM utama komputer kamu loh. Sedangkan untuk kartu grafis add-on kita hanya bisa mengubah ukurannya dengan menggantinya dengan yang baru, pastinya dengan harga yang lumayan, suatu yang wajar untuk mendapatkan hasil yang lebih baik khan.

Ada dua perusahaan besar yang selalu bersaing dan mengklaim bahwa kartu grafis add-on buatannya lebih baik, perusahaan tersebut ialah nVidia dan ATI. Meskipun di pasaran kita bisa menemui banyak merek tapi bisa kita pastikan bahwa chip atau IC utamanya pasti buatan salah satu perusahaan besar tersebut.
Referensi:http://sobatmuda.multiply.com/

Jenis-Jenis VGA

Tujuan utama mengetahui jenis-jenis vga adalah kita bisa mengidentifikasi VGA yang kita miliki, dengan demikian kita tidak kebingunan ketika akan mengganti vga. Berdasarkan jenis slot, atau bagian dari vga yang terpasang ke komputer, maka dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, antara lain:

  • VGA PCI, vga card ini bisa digunakan dengan memasang pada slot vga, vga jenis ini sudah jarang sekali digunakan, karena keterbatasan fitur, ciri-cirinya adalah bagian slot-nya pada bagian depan terdapat coakan, dan jenis pin-nya lurus secara vertikal, lebih jelasnya lihat gambar berikut:
  • VGA Jenis AGP, awal dibuatnya vga agp, karena peningkatan yang signifikan terhadap transfer data dari memory, cpu ke peralatan display, sehingga dibuatkan slot agp untuk memasang vga kenis agp, vga agp diluncurkan berdasarkan nilai voltase yang digunakan, yaitu agp 1x dan 2x dengan voltase 3.3 v, sedangkan 4x dan 8x 1,5 volt. vga agp terakhir yang muncul adalah jenis pro dan pro universal dengan kemampuan 3.3 dan 1,5 volt. Ciri-ciri vga ini adalah bentuk pin-nya yang vertikal dengan bentuk mirip formasi sarang lebah, berikut adalah gambar vga agp dan slot-slot agp-nya:
  • VGA PCI Express, perkembangan slot pci selanjutnya memiliki kemampuan yang luar biasa, dengan nama PCI Express, dirancang untuk memasang peralatan-peralatan mutakhir, 2 versi slot PCI Express yang terkenal adalah PCI Express 1 x dan 16 x, PCI Express 16 x digunakan khusus untuk memasang vga jenis PCI Express, dan 1x untuk keperluan memasang peralatan-peralatan tambahan. Ciri fisik vga jenis pci express adalah dengan melihat bentuknya yang memiliki bentuk kebalikan dari PCI biasa. berikut adalah slot dan VGA PCI Express:
  1. GeForce 9400gt
  • Standard Memory Config512 MB
  • Memory Interface Width128-bit

Meningkatkan Windows Vista, termasuk Aero 3D dan Flip 3D browser. Offload pemrosesan video tugas-tugas dari CPU ke kartu grafis GeForce anda dan nikmati bebas hambatan. Mudah mengelola dan menampilkan foto-foto, sekitar zoomnya mulus dan cepat memanipulasi dokumen Acrobat 2D kompleks. GeForce 9400 GT GPU memungkinkan PC Anda untuk menjadi one stop multimedia.
GeForce 9400 GT GPU memiliki performa 2x lebih cepat selama 8 seri dibandingkan kartu grafis, memungkinkan Anda untuk bermain game PC terbaru tanpa biaya yang mahal. Jadi, sekarang Anda dapat menikmati game populer untuk dimainkan.

GeForce 9500gt

  • Memory Clock (MHz)800 (GDDR3) and 500 (DDR2)
  • Standard Memory Config256/512  MB
  • Memory Interface Width128-bit Memory Bandwidth (GB/sec)25.6 (GDDR3) and 16.0 (DDR2)

Tingkat realitas visual
Nikmati peningkatan 3D dengan kualitas gambar, dan mendapatkan tenaga untuk game. Plus, meningkatkan kinerja hingga 3x selama 8 seri dibandingkan kartu grafis berarti bahwa GPU ini memiliki banyak menawarkan kekurangan
GPU ini dapat dipasangkan dengan GeForce 9.500 GT identik berbasis kartu grafis hingga 2x kinerja kartu satu set-up. Kompatibel dengan PCI Express dan PCI Express 2.0 baru arsitektur bus, GeForce 9.500 GT menawarkan jembatan masa depan untuk bandwidth game dan aplikasi 3D.

GeForce 9600gt

  • Memory Clock (MHz)
900 MHz 900 MHz
  • Standard Memory Config
512  MB  GDDR3 512  MB  GDDR3
  • Memory Interface Width
256-bit 256-bit

NVIDIA ® GeForce ® 9600 GT GPU menawarkan pengalaman hiburan yang mendalam kuat dirancang untuk high-definition yang ekstrim game dan pemutaran video. Play the hottest DirectX 10 pertandingan dengan kecepatan mengagumkan dan menonton terbaru HD DVD dan Blu-ray film dengan brilian kejelasan. GeForce 9600 GT GPU membuat kinerja grafis yang luar biasa dalam jangkauan Anda.

Pengalaman kekuatan GPU untuk menikmati film HD atau memiliki pengalaman bagi pengguna 3D premium dengan Windows Vista dan Windows Media Center. PureVideo ® HD seperti kehidupan, memberikan gambar dan warna, sementara kemampuan CPU-offload memungkinkan Anda untuk mengelola foto dan video dengan mudah.

GeForce 9800gt

  • Memory Clock (MHz)
900
  • Standard Memory Config
512  MB
  • Memory Interface Width
256-bit

GeForce 9800 gt, terkemuka di industri fitur seperti teknologi NVIDIA PhysX ™ * yang membawa permainan Anda lebih hidup dan HybridPower ™ untuk manajemen daya yang optimal. Dan kelebihan GeForce 9 Series 112 core prosesor dan 256-bit frame buffer, GPU ini punya barang hardcore gamers. * PhysX driver yang diperlukan untuk pengalaman dalam game GPU PhysX percepatan.

Referensi:

Perkembangan processor diawali oleh processor intel pada saat itu hanya satu² nya microprocessor yang ada. Tetapi pada saat ini sudah banyak beredar processor dari produsen yang lain, sehingga user sudah bisa mendapatkan processor yang beragam.

Berikut ini adalah bbrapa contoh perkembangannya :

GENERASI 1

Processor 8088 dan 8086

Processor 8086 (1978) merupakan CPU 16 bit pertama Intel yang menggunakan bus sistem 16 bit. Tetapi perangkat keras 16 bit seperti motherboard saat itu terlalu mahal, dimana komputer mikro 8 bit merupakan standart. Pada 1979 Intel merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan perangkat keras 8 bit yang ada. PC pertama (1981) mempunyai CPU 8088 ini merupakan CPU 16 bit.

GENERASI 2

Processor 80286

Merupakan prosessor 16 bit. Prosessor ini mempunyai kemajuan
yang relatif besar dibanding chip-chip generasi pertama. Pada kecepatan awal (6 MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 pada
4.77 MHz.

GENERASI 3
Processor 80386 DX

Merupakan CPU 32 bit pertama. Prosessor ini dapat mengalamati memori hingga 4 GB dan mempunyai cara pengalamatan yang lebih baik daripada 286. 386 bekerja pada kecepatan clock 16,20, dan 33 MHz.

GENERASI 4
Processor 80486 DX

Dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Hal ini dapat terjadi karena penanganan perintah-perintah x86 yang lebih cepat, lebih-lebih pada mode RISC.

Processor IBM 486SLC2

IBM mempunyai chip 486 buatan sendiri. Serangkaian chip tersebut diberi nama SLC2 dan SLC3. Yang terakhir dikenal sebagai Blue Lightning. Chip-chip ini dapat dibandingkan dengan 486SX Intel, karena tidak mempunyai mathematical coprocessor yang menjadi satu. Tetapi mempunyai cache internal 16 KB.

GENERASI 5
Pentium Classic (P54C)

Chip ini dikembangkan oleh Intel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993. Prosessor Pentium merupakan super scalar, yang berarti prosessor ini dapat menjalankan lebihdari satu perintah tiap tik clock. Selain itu terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem : lebarnya lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz.

GENERASI 6
Pentium Pro

Pengembangan Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada 1
November, 1995. Pentium Pro merupakan prosessor RISC murni, dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada Windows NT atau OS/2.

Pentium II

Pentium Pro “Klamath” merupakan nama sandi prosessor puncak Intel. Prosessor
ini mengakhiri seri Pentium Pro yang sebagian terdapat pengurangan dan sebagaian
terdapat perbaikan.

fitur- fitur :
·  CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah modul SECC
(Single Edge Contact Cartridge)
·  Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot
one dan bus P6 GTL+.
·  Perintah-perintah MMX.
·  Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi pengguna
Windows 3.11)
·  Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16 KB + 16 KB).
·  Kecepatan internal meningkat dari 233 MHz ke 300 MHz (versi berikutnya
lebih tinggi).
·  Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU.

Pentium III – Katmai

Maret 1999 Intel mengenalkan kumpulan MMX2 baru yang ditingkatkan untuk perintah grafis. Perintah ini disebut Katmai New Instructions (KNI) /Perintah Baru Katmai atau SSE. Perintah ini ditujukan untuk meningkatkan unjuk kerja game 3D. KNI diperkenalkan pada Pentium III 500 MHz baru. Prosessor ini sangat mirip dengan Pentium II. Menggunakan Slot 1, dan hanya berbeda pada fitur baru seperti pemaikaian Katmai dan SSE.

Beberapa Jenis Processor(dari awal):

1. Mikroprosesor 8080
Prosesor ini lahir pada tahun 1974, dengan75 instruksi, memori maksimum 64 Kbyte. Sistem operasi yang digunakan adalah CP/M dari microsoft
2. Mikroprosesor 6800 dan 6502
Mikroprosesor ini dirancang oleh Chuck Peddle yang dikeluarkan oleh Motorola. Komputer yang menggunakan prosesor ini adalah APPLE I dan II, KIM-1 VIC, dan lain-lain.
3. Mikroprosesor Z-80
Prosesor yang pertama kali menggunakan RAM.
4. Mikroprosesor 8085
Prosesor ini dikeluarkan oleh Zilog. Produk ini merupakan produk gagal karena kalah cepat dengan Z-80.
5. Mikroprosesor INTEL 8086/8088
Prosesor ini berbasis 16 bit. Mempunyai dua mode kerja. Mode pertama disebut mode minimum, dimana prosesor bekerja sendiri. Mode kedua disebut mode maksimum yang memungkinkan terjadinya pemakaian prosesor ganda. Dalm hal ini Intel menyediakan prosesor pasangannya 8087 yang merupakan prosesor khusus untuk prosesor matematis.
6. Mikroprosesor 6800
Prosesor ini dikeluarkan oleh Motorola dengan struktur 16 bit tetapi internalnya 32 bit. Prosesor ini cocok sekali digunakan dengan sistem operasi UNIX. Komputer yang menggunakan prosesor ini adalah Apple Machintosh.
7. Mikroprosesor 80286
Versi ini adalah lanjutan dari 8086 dengan arsitektur 16 bit murni dan memiliki 16 MB. Komputer yang terkenal adalah IBM AT.
8. Mikroprosesor 80386
Komputer dengan arsitektur 32 bit murni dan mampu memiliki memori hingga 4 GB.
9. Mikroprosesor 68020 dan 68030
Prosesor ini bekerja pada 32 bit dengan kecepatan 15,7 MHz.. Kelebihan prosesor ini adalah adanya cache memori internal.
10. Mikroprosesor 80486
Prosesor ini memiliki prosesor 80386 beserta FPU 80387 ditambah dengan cache memory internal.

Referensi: http://118.98.212.211/pustakamaya/files/disk1/10/ict-100-1001–iwansyarif-469-1-processor.pdf

1.ATI Radeon™ HD 4870
*956 million transistors on 55nm *fabrication process.
*PCI Express 2.0 x16 bus interface.
*256-bit GDDR3/4/5 memory interface.
*Microsoft® DirectX® 10.1 support.
*Anti-aliasing features:
-Multi-sample anti-aliasing (2, 4, or 8 samples per pixel)
-Up to 24x Custom Filter.
Anti-Aliasing(CFAA) for improved quality
-Adaptive super-sampling and multisampling.
-Gamma correct.
-Super AA (ATI CrossFireX configurations only).
-All anti-aliasing features compatible with HDR rendering.
*Texture filtering features:
-2x/4x/8x/16x high quality adaptive anisotropic filtering modes (up to 128 taps per pixel).
-128bit floating point HDR texture filtering.
-sRGB filtering (gamma/degamma)
-Percentage Closer Filtering (PCF)
-Depth & stencil texture (DST) format support.
-Shared exponent HDR (RGBE 9:9:9:5) texture format support.
*OpenGL 2.1 support.
*ATI CrossFireX™ Multi-GPU Technology
-Scale up rendering performance and image quality with two, three, or four GPUs.
-Integrated compositing engine.
-High performance dual channel bridge interconnect.

2.ATI Radeon™ HD 4850
*956 million transistors on 55nm fabrication process.
*PCI Express 2.0 x16 bus interface.
*256-bit GDDR3/4/5 memory interface.
*Microsoft® DirectX® 10.1 support.
*Anti-aliasing features:
-Multi-sample anti-aliasing (2, 4, or 8 samples per pixel).
-Up to 24x Custom Filter Anti-Aliasing (CFAA) for improved quality.
-Adaptive super-sampling and multi-sampling.
-Gamma correct.
-Super AA (ATI CrossFireX™ configurations only).
-All anti-aliasing features compatible with HDR rendering.
*Texture filtering features:
-2x/4x/8x/16x high quality adaptive anisotropic filtering modes (up to 128 taps per pixel).
-128bit floating point HDR texture filtering.
-sRGB filtering (gamma/degamma).
-Percentage Closer Filtering (PCF).
-Depth & stencil texture (DST) format support.
-Shared exponent HDR (RGBE 9:9:9:5) texture format support.
*OpenGL 2.1 support.
*ATI CrossFireX™ Multi-GPU Technology:
-Scale up rendering performance and image quality with two, three, or four GPUs.
-Integrated compositing engine.
-High performance dual channel bridge interconnect.

Ref = (http://ati.amd.com/products/Radeonhd4800/specs.html)

Faktor Kunci VGA yaitu:
1.GPU (Graphic Processing Unit) atau VPU (Visual Processing Unit)
GPU / VPU adalah komponen dari VGA yang memiliki fungsi untuk mengolah gambar atau sering disebut juga sebagai chipset VGA. Ada 2 macam vendor yang sampai saat ini masih bertahan yaitu ATi dengan Radeon dan nVIDIA dengan GeForce. Dulu, istilah GPU sering digunakan untuk produk nVIDIA, sedangkan ATi menyebutnya sebagai VPU. VGA Card yang terbaru saat ini sudah memiliki 2 buah GPU. Yang perlu diperhatikan pada saat membeli VGA adalah kecepatan frekuensi GPU-nya atau lebih dikenal dengan istilah core clock / GPU clock. Semakin tinggi kecepatan clock-nya, maka semakin banyak data yang dapat diproses.

2.Memory
Memory pada VGA memiliki fungsi yang mirip dengan memory RAM, yaitu untuk menyimpan data sebelum dan sesudah diolah oleh GPU. Semakin besar memory yang dimiliki VGA, kinerjanya akan semakin bagus. Selain besar kecilnya memory kita juga harus melihat besar lebar busnya. Untuk itu lebih baik memilih VGA yang memiliki kecepatan bus dan kapasitas memory yang besar pula. Saat ini, lebar bus terdapat beberapa macam, yaitu 64-bit pada VGA low-end, 128-bit untuk mainstream, dan 256-bit untuk high-end. Kapasitas memory-nya pun bervariasi dari 128 MB sampai 768 MB. Perhatikan pula frekuensi memory-nya (biasanya tipe DDR2 400-800MHz, tipe GDDR3 memiliki frekuensi 800 MHz ke atas). Lihat dukungan terhadap dual channel maupun multi channel memory.

3.Slot yang digunakan
Slot yang digunakan oleh VGA ada 4 yaitu PCI (discontinue), AGP (discontinue), PCI Express x16, dan PCI Express x1 (merk Matrox). Setiap kita membeli VGA kita harus mengetahui slot yang digunakan. Slot PCI Express ada 2 macam, yaitu slot lama, versi 1.1 dan slot baru versi 2.0. Perbedaan versi berpengaruh terhadap kecepatannya.

4.Pixel dan Vertex Shader
Vertex shader dan pixel shader bersama-sama bekerja dalam proses rendering untuk menghasilkan pixel hasil tampilan akhir. Biasanya bekerja pada saat menampilkan objek tiga dimensi. Baik Direct3D, OpenGL, ataupun API 3D scene yang lain dapat memanfaatkan keduanya. Versi pada pixel shader maupun vertex shader selalu berkembang. Disesuaikan dengan perintah khusus yang dapat berjalan pada API terbaru.
Shader Model 3.0 adalah gabungan 2 teknologi yang digunakan pada DirectX 9.0, yaitu, Pixel Shader Model 3.0 dan Vertex Shader 3.0. Shader 3.0 ini lebih memungkinkan instruksi shader yang lebih panjang (65535 instruction) dan memungkinkan dynamic branching. Sedangkan, Shader 2.0 yang digunakan pada versi digunakan pada versi DirectX sebelumnya. Dengan shader length lebih terbatas (256 instruction) dan belum mendukung dynamic branching.

5.DirectX dan OpenGL
DirectX maupun OpenGL merupakan suatu driver yang mengandung Application Programming Interface (API). API tersebut digunakan sebagai penghubung antara hardware (kartu grafis) dan software. API ini memberikan akses aplikasi multimedia untuk memaksimalkan fitur hardware, seperti 3D Graphic Acceleration Chips dan Sound Card. API ini juga mengontrol grafis tingkat rendah, seperti 2D Graphic Acceleration, dukungan joystick, keyboard, maupun mouse, serta mengontrol suara.

6.Teknologi Display Energy
Teknologi ini dikembangkan untuk kartu grafis low-end dan middle-end agar mendapatkan kualitas yang cukup dengan harga yang terjangkau. nVIDIA telah mengembangkan teknologi yang disebut TurboCache, sedangkan ATi mengembangkan teknologi HyperMemory. Kedua teknologi ini mempunyai kemampuan yang sama, yaitu menggabungkan kapasitas dan bandwidth memory grafis dengan memory sistem yang mendukung alokasi dinamis. Namun, kelemahan dari teknologi ini, memory sistem akan berkurang dan dialokasikan ke kartu grafis.

Ref = (http://hic.stiki.ac.id/index.php?view=article&catid=45%3Avga&id=75%3Avga-card&tmpl=component&print=1&page=&option=com_content&Itemid=60)

Pengenalan mikroprosesor di tahun 1970-an secara signifikan mempengaruhi rancangan dan implementasi CPU. Sejak diperkenalkan pertama yang tersedia secara komersial mikroprosesor (Intel 4004) pada tahun 1970 dan digunakan secara luas pertama mikroprosesor (Intel 8080) pada tahun 1974, pada kelas ini, CPU hampir sepenuhnya telah diambil alih semua unit pengolahan sentral lain metode pelaksanaan. Mainframe dan komputer mini Produsen meluncurkan program-program pembangunan IC eksklusif untuk meng-upgrade komputer mereka yang lebih tua, dan akhirnya menghasilkan suatu set instruksi mikroprosesor yang kompatibel dengan hardware dan software yang lebih tua. dan akhirnya sekarang di mana-mana komputer pribadi, istilah “CPU” kini diterapkan hampir secara eksklusif untuk mikroprosesor.

pada CPU generasi sebelumnya telah diimplementasikan sebagai komponen terpisah dan sejumlah kecil sirkuit terpadu (IC) pada satu atau lebih papan sirkuit. di sisi lain, CPU yang diproduksi pada jumlah yang sangat kecil dari IC. Keseluruhan ukuran CPU yang lebih kecil sebagai akibat dari diterapkan pada satu persatu berarti lebih cepat beralih waktu karena faktor fisik seperti menurun kapasitansi gerbang parasit. Ini memungkinkan untuk memiliki mikroprosesor sinkron clock rate berkisar dari puluhan megahertz ke beberapa gigahertz.
Sementara kompleksitas, ukuran, konstruksi, dan bentuk umum dari CPU telah berubah secara drastis selama enam puluh tahun, perlu dicatat bahwa desain dan fungsi dasar tidak banyak berubah sama sekali. Hampir semua CPU umum hari ini bisa sangat akurat digambarkan sebagai von Neumann program yang tersimpan mesin. Sebagai hukum Moore tersebut terus berlaku, kekhawatiran telah muncul mengenai batas-batas sirkuit terintegrasi teknologi transistor. Extreme miniaturisasi gerbang elektronik yang menyebabkan efek fenomena seperti kebocoran electromigration dan subthreshold menjadi jauh lebih signifikan. Keprihatinan yang lebih baru ini adalah salah satu dari banyak faktor yang menyebabkan peneliti untuk menyelidiki metode baru komputasi seperti komputer kuantum, serta untuk memperluas penggunaan paralelisme dan metode lain yang memperluas kegunaan klasik model von Neumann.

referensi : http://en.wikipedia.org/wiki/Central_processing_unit

VGA Card adalah singkatan dari Video Graphic Adapter Card atau juga lebih dikenal dengan istilah Kartu Grafis yang memiliki fungsi untuk mengolah gambar yang akan ditampilkan ke monitor. Berdasarkan letaknya, VGA dibagi menjadi 2 macam yaitu VGA onboard dan VGA add-on. VGA onboard adalah VGA yang sudah terintegrasi / tertanam pada motherboard. VGA onboard ini menggunakan memori utama / RAM sebagai memory VGA alias share memory dan processor sebagai pengolah gambar. VGA add-on adalah VGA yang terpisah dengan motherboard yang memiliki interface PCI Express atau AGP. Pada VGA add-on sudah memiliki GPU dan memory sendiri. Inilah yang sering dan lebih tepat jika disebut sebagai Video Card atau dikenal dengan VGA Card.

Sejarah standar video beserta resolusi dan jumlah warna yaitu:
Tahun 1981 standar CGA (Colour Graphics Adapter) resolusi 640×200 16 warna.
Tahun 1984 standar EGA (Enhanced Graphics Adapter) resolusi 640×350 16-64 warna.
Tahun 1987 standar VGA (Video Graphic Array) resolusi 640×480 16,262,144,256 warna.
Tahun 1990 standar XGA (Extended Graphics Array) yang beresolusi 1024 x 768 dan 18.7 millon colour, SXGA (Super Extended Graphics Array) yang beresolusi 1280×1024 dan 16.7 million colour, UXGA (Ultra XGA) yang beresolusi 1600×1200 dan 16.7 million colour.

Ref = (http://hic.stiki.ac.id/index.php?view=article&catid=45%3Avga&id=75%3Avga-card&tmpl=component&print=1&page=&option=com_content&Itemid=60)

VGA

Pengertian VGA card

  • VGA card merupakan bagian komputer, di dalam CPU yang berperan penting untuk menampilkan output process ke monitor. Tanpa VGA card, layar komputer tidak akan menampilkan apa-apa alias blank. VGA card sendiri ada yang berupa slot tambahan ataupun bawaan produsen motherboard atau disebut juga VGA on board.Bagian-bagiannya antara lain terdiri dari memory dan kipas sebagai pendingin. Fungsinya sama, yaitu menampilkan teks dan gambar ke monitor, hanya warna dan desain yang berbeda, tergantung pihak manufaktur. Kipas dibutuhkan untuk mendinginkan komponen VGA card yang panas, karena bagian ini bekerja cukup berat setiap saat.
  • VGA (Video Graphics A) adalah perangkat Output yang berfungsi untuk mengubah bahasa mesin menjadi tampilan baik grafis maupun text mode di layar monitor. Artinya VGA menghubungkan sistem komputer dengan monitor.
    Memory pada VGA. VGA dapat bekerja karena memiliki memory internal ataupun dedicated khusus untuk tampilan. Ukuran memory VGA hampir sama dengan main memory. Tetap dalam satuan byte. Kebanyakan VGA masa kini telah memiliki kapasitas dan clock yang tinggi.
    Integrated VGA. Salah satu tipe VGA adalah VGA yang telah terintegrasi di dalam mainboard. Ini biasa disebut dengan VGA on board. Biasanya VGA onboard menggunakan memory utama / RAM untuk menjalankan fungsinya sebagai Graphic Adapter. Namun beberapa tipe mainboard telah menyediakan memory khusus yang terintegrasi pula di sebuah bagian pada mainboard, sehingga sistem tidak perlu membagi kapasitas memory utama untuk dipakai oleh VGA.
    AGP. AGP merupakan interface VGA beberapa waktu yang lalu namun sampai sekarang masih sering digunakan pada beberapa tipe mainboard karena masih banyaknya pemakai VGA tipe AGP yang masih sayang untuk beralih ke PCI Express. Kecepatan port AGP pun beragam dari 1x, 2x, 4x, dan 8x.
    PCI Express. PCI Express merupakan interface VGA masa kini. Dengan design yang berbeda, PCI Express menawarkan kecepatan VGA yang relativ jauh lebih cepat dibandingkan VGA dengan interface AGP. Kemampuan PCI Express mencapai 16x.
     
  • VGA, singkatan dari Video Graphics Adapter, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.  Istilah VGA juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia. Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA.

Referensi :  http://mengenalinternet.blogspot.com

 

Processor merupakan hal yg sangat penting dari komputer, karena processor merupakan pusat untuk mengontrol dan memproses kerja sebuah komputer. Sebagai contoh fungsi dari processor adalah ketika Anda hendak menjalankan sebuah aplikasi seperti memutar lagu pada sebuah player seperti Winamp. Pertama-tama tentunya Anda akan mengklik icon Winamp untuk memainkan lagu yang Anda inginkan. Ketika Anda klik Winamp, mouse memberikan sinyal kepada komputer Anda melalui kabel mouse menuju mainboard Anda. Kemudian mainboard melalui jalur khusus, sinyal tersebut diteruskan melalui sebuah jalur BUS yang akan menuju ke Memori Utama, setelah diregister di memori utama, baru kemudian diteruskan menuju Processor untuk diolah sinyal yang dikirimkan tersebut. Setelah processor memproses sinyal tersebut (pengecekan request sinyal tersebut dapat dipenuhi atau tidak), processor akan mengirimkan sinyal kembali kepada komponen-komponen lainnya yang diperlukan untuk menjalankan program Winamp tersebut (seperti harddisk, memory dan sebagainya). Barulah program Winamp akan tampil di monitor anda.

Perlu diketahui bahwa processor hanya dapat mengenali instruksi dengan notasi bilangan Biner (ex.01010001010). Merupakan notasi untuk perangkat elektronik dimana bilangan NOL (0) menandakan tidak terdapat sinyal listrik, dan bilangan SATU (1) menandakan adanya sinyal listrik. Tentunya urutan proses tersebut tidak dapat dibayangkan hanya sekejap mata saja, karena kecepatan processor yang dapat mencapai 3,2 GHz (3200 Juta getaran perdetik), jadi prosesnya sangat cepat hanya sepersekian mili detik saja.

Pada awalnya, processor hanya difungsikan untuk pengolahan aritmatika saja, seperti halnya kalkulator pada saat ini. Namun sekarang ini processor telah bergeser fungsinya mengarah ke multimedia.

By: otniel satryo w.

Processor atau yang lebih dikenal dengan sebutan CPU (Central Processing Unit), merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai pusat untuk memproses segala sesuatu yang akan dilakukan oleh komputer.  Boleh dikatakan bahwa processor merupakan otak dari sebuah komputer. Apapun aktivitas yang dilakukan oleh komputer, yang memprosesnya adalah processor.

Processor telah banyak mengalami revolusi/perubahan, baik dari segi bentuk/arsitektur, fungsi dan juga kecepatan. Dari jaman processor keluaran Intel yaitu processor Intel 4004 (Generasi awal tapi bukan yang pertama) hingga saat ini yaitu Intel Core 2 Processor. Perbedaannya tentu sangat-sangat jauh baik dari segi bentuk, fungsi dan kecepatan. Intel 4004 memiliki clock speed sebesar 108KHz, jumlah transistor 2300, belum terdapat cache, bus speed 108 KHz, dan berfungsi untuk manipulasi aritmatika dasar. Processor Intel Core 2 Processor memiliki clock speed sebesar 3,2 GHz, jumlah transistor sebanyak 820 juta, cache sebesar 12 MB, bus speed 1600 MHz, dan memiliki fungsi yang sangat kompleks untuk multimedia, komputasi dan sebagainya

By: otniel satryo w.

Kalender

Mei 2024
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031